Jadi:
Robot dan AI memang punya kelebihan, cepet dan nggak capek, mereka bisa bekerja 24 jam tanpa minta gaji. Mereka juga teliti banget, kalau kerjaan yang sifatnya berulang-ulang, robot lebih pandai dalam pengenalan pola dan jarang bikin salah. Belum lagi hemat biaya, buat perusahaan besar, pake mesin bisa lebih murah daripada gaji puluhan karyawan.
Tenang dulu, robot memang pinter, tapi ada batasnya:
Kurang kreatif. Inovasi, ide-ide gila dan humor itu masih khas manusia. Robot bisa jawab pertanyaan-pertanyaan kita, tapi nggak bisa bener-bener ngerti perasaan kita, nggak punya empati. Robot juga tetap harus dibuat, diprogram dan dirawat manusia.
Jadi, kita harus gimana?
Biar nggak kalah sama mesin, kita bisa:
Asah skill kreatif dan sosial. Misalnya komunikasi, leadership, atau berpikir kritis.
Belajar teknologi, bukannya kabur. Makin ngerti teknologi, makin besar peluang kerja kita bareng AI, bukan dilawan.
Kita harus fokus ke hal yang bikin kita beda. Robot memang spesial, bisa ini, bisa itu, tapi nggak bisa hidup kayak manusia.
Penutup
.jpeg)

.jpg)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar